Membedakan antara satu dan yang lain
Memberikan sepercik aroma sampul hati
Menebarkan keindahan ataupun kemurkaan
Hujatan jiwa terkadang perih menusuk hati
Menikam raga bagai tak berguna
Hidup meradang membantah sunyi
Tinggalkan senyum dibalik duka
Tiadalah hari tanpa mentari
Sinari tari sang bunga bangkai
Bukanlah hati terasa mati
Terkunci janji menyelimuti diri
Berjuta soal mampu ku lalui
Berjuta jawaban telah ku ungkapkan
Namun satu mampu buatku terhenti
Ketika hati terkuasai benci
Mengapa jiwa begitu rapuh
Menatap hati begitu sepi
Betapa cinta mampu menyentuh
Merubah suka menjadi benci
Ku lihat daun indah melambai
Tertiup angin lambat beriring
Ku lihat lamun rendah tersemai
Menatap dingin laut nan hening
Terduduk diam diatas titian
Menatap semu semua impian
Tiada ombak datang ketepian
Menyapu pasir ke tengah lautan
Biarkan malam berganti pagi
Mengganti rembulan pada mentari
Biarkan coretan mengotori jari
Lepaskan ikatan yang mengotori hati
Coretan Kami
Sebuah Catatan yang Tiada Pernah Terbayangkan
Sebuah Catatan yang Tiada Pernah Terbayangkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar