Jumat, 12 Februari 2010

Salahkah Aku?


Salahkah Aku?

Kesalahan mungkin pernah kau lakukan
Begitu juga aku yang tak luput dari-nya
Pernah kau menecewakan kepercayaanku
Begitu juga aku yang tak lepas dari-nya

Penyesalan adalah akhir dari kesalahan
Yang harus dibayar mahal cepat atau lambat
Namun tiadalah mahal semua itu bagi si sufi
Karena ia tahu, hanya satu kata yang ia butuhkan

MAAF

Semudah itukah? Setelah apa yang kau perbuat?
Sungguh, maaf adalah sebuah kata yang mahal harganya
Karena maaf adalah kata yang sulit untuk diungkapkan
Tak perlu kau buktikan, karena semua ada di sekitarmu

Tak ada gading yang tak retak
Tak ada manusia yang tak rapuh
Begitulah aku yang pernah mengecawakanmu
Sebaliknya kamu yang pernah mengecewakanku

Bagiku kesalahan adalah pelajaran paling berharga
Dan kesempatan kedua adalah sebuah moment penting bagiku
Untuk itu kehilangan bukanlah pilihan hidupku
Dan kesempatan bukan sebuah ke-sia-sia-an sisa waktuku

Kehilangan cinta dan sayang amatlah perih
Oleh karena itu jangan kau siakan kesempatan hidupmu
Ketahuiliah wahai hati yang tegar dan rapuh
Satu hal yang harus kau sadari sebelum terlambat


Takkan kau hargai apa yang kau miliki sebelum hadir saat perpisahan





Coretan Kami
Sebuah Catatan yang Tiada Pernah Terbayangkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar