Selasa, 09 Februari 2010

Pantun Berangkai


Syairku Pantunku


Termenung di bawah cerahnya rembulan
Ditemani bintang bertabur cahaya
Tersanjung ku merubah lamunan
Terangkai kata indah nan menyapa

Apakah jua yang kau pikirkan
Menatap rindu langit dan bulan
Tidaklah ada sedikit ucapan
Sambutlah aku dengan senyuman

Bukanlah indah malam ini tanpa bintang
Tertunduk aku di bawah rembulan
Senanglah aku kini kau datang
Mengganti risauku akan kesepian

Tak ada bunga yang tak indah
Tak pula buruk si bunga bangkai
Sungguh ku rasa hati tergugah
Disambut sajak indah merantai

lihatlah langit yang bertabur bintang
Menjadikan malam bagaikan siang
Inilah bait perangkai sayang
Bebaskan kata yang terkekang

Indahlah langit bertabur bintang
Ditambah cerah cahaya bulan
Inikah bait perangkai sayang
Mengubah pedih menjadi senyuman

Tiada terasa siang menjelang
Mengganti bintang menjadi awan
Inilah kisah sang pengarang
Meniti senjang dalam kehidupan



Pabila mata terus memandang
Bolehlah kita untuk menanti
Pabila ada umur yang panjang
Bolehlah saya hadir kembali






Coretan Kami
Sebuah Catatan yang Tiada Pernah Terbayangkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar