Syairku Pantunku
Ditemani bintang bertabur cahaya
Tersanjung ku merubah lamunan
Terangkai kata indah nan menyapa
Apakah jua yang kau pikirkan
Menatap rindu langit dan bulan
Tidaklah ada sedikit ucapan
Sambutlah aku dengan senyuman
Bukanlah indah malam ini tanpa bintang
Tertunduk aku di bawah rembulan
Senanglah aku kini kau datang
Mengganti risauku akan kesepian
Tak ada bunga yang tak indah
Tak pula buruk si bunga bangkai
Sungguh ku rasa hati tergugah
Disambut sajak indah merantai
lihatlah langit yang bertabur bintang
Menjadikan malam bagaikan siang
Inilah bait perangkai sayang
Bebaskan kata yang terkekang
Indahlah langit bertabur bintang
Ditambah cerah cahaya bulan
Inikah bait perangkai sayang
Mengubah pedih menjadi senyuman
Tiada terasa siang menjelang
Mengganti bintang menjadi awan
Inilah kisah sang pengarang
Meniti senjang dalam kehidupan
Pabila mata terus memandang
Bolehlah kita untuk menanti
Pabila ada umur yang panjang
Bolehlah saya hadir kembali
Bolehlah kita untuk menanti
Pabila ada umur yang panjang
Bolehlah saya hadir kembali
Coretan Kami
Sebuah Catatan yang Tiada Pernah Terbayangkan
Sebuah Catatan yang Tiada Pernah Terbayangkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar